Terkait Renovasi Ruang Paripurna, Wakil Ketua Fraksi PKS: Ketua DPD Gelora Tak Paham Regulasi

Bambang Purwanto
Anggota Komisi II, DPRD Kota Bekasi, H. Bambang Purwanto

FRAKSIPKSKOTABEKASI.ID – Terkait dengan pernyataan Ketua DPD Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Kota Bekasi, Aryanto Hendrata yang dinilai tendensius mengkritik Ketua DPRD Kota Bekasi tidak memiliki empati kepada masyarakat perihal anggaran renovasi ruang sidang paripurna DPRD Kota Bekasi Wakil Ketua Fraksi PKS, Bambang Purwanto menyayangkan hal tersebut.

Bambang Purwanto mengatakan bahwa anggaran renovasi ruang paripurna DPRD Kota Bekasi tidak bisa dialihkan secara mendadak, sebab APBD tahun 2022 sudah ditetapkan dan dalam proses pelaksanaan.

“Anggaran RP 6 milyar untuk renovasi ruang paripurna DPRD itu usulan dari Sekretariat Dewan (Sekwan) kepada Disperkimtan pada tahun 2021 yang akan direalisasikan pada tahun anggaran 2022,” ujar mantan anggota badan anggaran ini.

“Selain itu persetujuan terkait hal itu juga ditandatangani oleh 4 orang pimpinan dewan yang merupakan kolektif kolegial perwakilan pimpinan partai,” tegasnya.

Bambang Purwanto juga menjabarkan bahwa hal ini disebabkan APBD Perubahan tahun 2022 telah berproses, artinya jika ingin memindahkan kegiatan harus masuk dalam RKPD Perubahan 2022, kemudian dibahas dalam KUPA yang kemudian masuk dalam Rancangan APBD Perubahan 2022 yang kemudian nantinya akan disahkan menjadi APBD Perubahan 2022.

“Apalagi pengesahan APBD dilakukan oleh semua pimpinan DPRD maka tidak elok kalau tudingan itu hanya ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Bekasi saja,” tandasnya.

Pihaknya juga menyampaikan, “Seharusnya ia yang pernah sebagai mantan anggota banggar juga memahami proses pengaggaran pada APBD, tetapi kenapa memberikan pernyataan yang kontroversi?”.

Bambang juga menuturkan bahwa, pengalokasian anggaran renovasi gedung paripurna secara regulasi tidak bisa dialihkan pada kegiatan lain secara mendadak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *